Rabu, 22 April 2020

Review Anime White Album - Skor Underrated tapi tetap saya sukai

Review Anime White Album


" Shimpai shite masu samishi gariya no anata 
tsuyogaru watashi ga motto motto samishii."

 Mungkin untuk kamu, lirik lagu diatas akan terasa asing untuk dibaca.

 Namun bagi mimin pribadi, lirik lagu diatas adalah salah satu lagu tema anime yang paling berkesan.

 Dengan berjudul Maiochiru Yuki no Youni by Suara. Lagu inilah yang menjadi lagu penutup pertama white album.

 Jika berbicara mengenai anime nya itu, bisa saya katakan kalau White Album adalah tipe anime harem garis keras atau bisa juga dikategorikan versi "dark mode".


 Jika kamu menyukai sebuah anime drama super serius yang menyinggung tentang romansa. Maka anime ini cocok saya rekomendasikan.

 Dan lupakan saja jika kamu adalah seorang penggemar humoris dan penikmat cerita romantis serba manis-manis.

 Sinopsis

White Album Ceritanya dimulai ketika fuji tooya dan morikawa yuuki sedang berpacaran dari SMA hingga jadi mahasiswa,awal cerita morikawa yuuki yang mulai sibuk menjalani karir nya sebagai penyanyi yang sedang naik daun.

dan fuji tooya menjalankan aktivitas kuliah& kerja paruh waktu.banyak hal terjadi,yang menjadi hambatan hubungan mereka berdua.

ada orang yang berstatus "batu sandungan" ingin memisahkan mereka agar morikawa yuuki sukses sebagai penyanyi. Mampukah fujii toya menghadapi masalah ini yang tak diketahui morikawa yuuki agar hubungan nya bertahan.

belum lagi hadirnya satu-persatu para wanita dalam kehidupan muda touya cukup mengacaukan kedekatan nya dengan Yuuki.

 First Impression: pekerjaan dan hubungan, 2 hal yang sulit dijaga bersamaan.

   Tampaknya white album langsung masuk ke titik utama ceritanya ke tahap yang lebih serius.

 Yah disini sang karakter utama dan heroine nya sudah berpacaran semenjak SMA.

 Dan cerita benar-benar dimulai ketika keduanya duduk dibangku kuliah.

 Dimana hubungan keduanya semakin renggang secara perlahan. Pemicu utama karena karir yuuki sebagai penyanyi pemula sedang menuju popularitas.

 Tooya yang mendukung dari belakang karir sang pacar juga merasa kalau dirinya menjadi saksi bisu kalau yuuki seakan menjauh dari kehidupan nya.

 Jika kamu menonton nantinya, saya yakin kamu akan merasa kalau permulaan cerita seakan kehilangan ekspresi yang penting untuk membangun awal sebuah cerita.

 White album saya anggap tahap awalnya seperti kisah drama kehidupan tentang pilihan hidup seseorang yang dibangun atas dasar karir.

 Dan romance diawal seakan terasa kopong.

 Bahkan saya tidak merasakan feel keduanya benar-benar pacaran.

 Batu Sandungan

 Sudah hubungan keduanya semakin renggang, karena kesibukan masing-masing. Ditambah kemunculan penghambat satu ini membuat kisah kasih keduanya seakan sudah kehilangan arahnya.

 Saya tegaskan akibat sosok "batu sandungan" ini. Salah satunya menyadari kehancuran hubungan keduanya. Dan yang satunya lagi tidak sadar kalau hubunganya telah runtuh secara perlahan.

 Orang ketiga

 Jika kamu sebelumnya pernah nonton White Album 2, maka kamu nantinya akan tau sebenarnya siapa "orang ketiga". Apa peran nya, dan sejauh mana ia memberi pengaruh kepada 2 karakter utamanya.

 Kalau dilihat secara keseluruhan, orang ketiga ini juga masuk ke dalam jajaran karakter utama.

 Dimana ia memberikan sumbangsih ke cerita untuk menguatkan sisi romansa, tapi disisi lain "orang ketiga" ini juga membuat drama white album semakin baper tidak tertahankan ( sukses buat saya nyesek ).

Hubungan keluarga yang buruk

 Satu hal yang masih saya ingat, dimana salah satu karakternya memang memiliki hubungan yang buruk dengan orangtuanya.

 Pada 13 episode pertama akan diperlihatkan kisahnya hubungan yang buruk ini memberikan titik kritis. Dan mungkin saja karakter yang saya maksud memiliki penyesalan karena ia tak sempat memperbaiki hubungan dengan keluarganya.

 Namun memasuki 13 episode selanjutnya ( season 2 ) hubungan yang telah retak itu seakan telah tampak titik terangnya menuju arah yang lebih baik.

 Secara perlahan hubungan seorang anak dan orangtua semakin positif, dan beberapa kisah ini akan banyak dimuat dalam moment flashback.

 Keadaan semakin sulit dengan adanya "teman".

 Saya tegaskan kalau anime ini adalah anime harem. Jadi si MC fuji tooya sudah jelas banyak terlibat dengan para gadis selain pacarnya sendiri.

 Disini teman perempuan yang dekat dengan tooya juga memberikan berbagai kendala. saya sulit menjelaskan nya. Tapi nanti kamu akan mengetahuinya kok, apa yang saya maksud.

  Jangan lupakan soal karir penyanyi.

 Saya sampai lupa soal ini. Karena white album ini, sekitar 50-60% ceritanya dibangun mengenai karir terutama dunia hiburan ( penyanyi solo ).

 Kamu gak akan kesulitan untuk melihat moment-moment seperti bagaimana rasanya masuk dapur rekaman, melakukan latihan bernyanyi, menghafal lagu, membuat instrument musik, membuat lirik lagu baru, latihan menyanyikan lagu bersama, berias, persiapan menjelang konser, belajar tampil percaya diri dan sempurna dihadapan banyak penonton.

 Bahkan beberapa moment yang saya ingat, yuuki dan salah satu seniornya dibuat repot untuk mendatangi beberapa panggung konser hanya dalam waktu 1 malam.


 Belum lagi persaingan sesama penyanyi yang tergabung kedalam 1 agen produksi yang sama, persaingan begitu ketat. Bahkan beberapa kejadian anime ini juga sudah masuk ke tahap pembullyan ( walaupun tidak terlalu parah ).

 Jadi anime ini sangat matang ceritanya jika kamu menginginkan sebuah kisah dunia kerja terutama karir seorang penyanyi, dan bagaimana perjuangan keras mereka yang selama ini tidak kita sadari.

 Drama memanas

 Memasuki 3/4 cerita ( dari total 26 episode ) anime ini tampaknya memperlihatkan sebuah drama kehidupan dengan sungguh-sungguh.

 Dimana beberapa kekacauan yang terjadi pada benak antar karakter, karena setiap karakter yang terlibat memang memiliki masalah masing-masing yang sangat beragam.

 Disinilah fase banyaknya deraian air mata dan tangis pilu pecah.

 Dan saya akui plotnya semakin menarik dengan apa yang terjadi selanjutnya.

 Kenangan lama teringat kembali

 Inilah yang menjadi puncak ceritanya menuju akhir.

 Dimana nanti fuji tooya akan merasakan sebuah kejadian tak terduga mengenai apa yang terjadi hingga saat ini.

 Dan itu membawanya terhanyut kedalam sebuah kenangan lama.

 Inilah kenangan masa kecil si MC yang terlupakan, dan teringat kembali, sekaligus menjadi kunci akhir kisah white album ini.

 Dan saya yang menonton hingga akhir, rasa-rasanya seperti ada yang hilang dalam diri saya pribadi. Atau tepatnya ada perasaan yang terlepas.

 Kesimpulan

 Dengan menghadirkan kisah cinta dipadukan dengan dunia karir, sebenarnya white album nemiliki peluang sebagai salah satu drama-romance favorit.

 Mulai dari harem, dunia musik, drama kehidupan, romansa, hingga anime ini memiliki kesan NTR yang sangat kuat.

 Tapi yah kekurangan nya unsur romantis disini seakan kehilangan arah pastinya.

 Tapi bagi kamu yang lebih menekankan sebuah cerita perjuangan pemula hingga menjadi pro dalam dunia karir, serta kesibukan di dalamnya. Maka White Album cocok banget kamu tonton.

 Dan satu lagi, anime ini juga masuk ke ranah josei, jadi ceritanya memang terasa dewasa banget,


 Sebagai penutup, akan saya sambung lirik lagu yang ada di pembuka artikel diatas, ketika masuk ke bagian reff:

"maiochiru watashi no ima shizuka ni tsumori sasayaku 
sono kotoba wa mata maiagari kira kira to furi ochiteku 
mune no naka de kieru koto wa nai"

Next

Related